Love and Deepspace: Terungkap! Sains Balik Cinta Pandangan Pertama

Love and Deepspace: Terungkap! Sains Balik Cinta Pandangan Pertama

Game otome populer, Love and Deepspace, berhasil memikat lebih dari 80 juta pemain di seluruh dunia dengan kisah romansa mendalam dan pertarungan sci-fi yang intens. Di tengah fenomena global ini, produser Love and Deepspace, Lizi Cheng, berbagi wawasan eksklusif mengenai strategi pengembangan game, termasuk rahasia di balik penciptaan karakter yang menarik serta implementasi sains cinta pandangan pertama.

Wawancara eksklusif dengan IGN Japan ini dilakukan setelah GDC Festival of Gaming di San Francisco, di mana tim pengembang yang dipimpin wanita dari Infold Games mengungkap pendekatan mereka terhadap desain game. Melalui wawancara ini, Lizi Cheng membahas berbagai aspek penting yang menjadikan Love and Deepspace sukses besar di berbagai negara dan budaya.

Membangun Daya Tarik Karakter Global

Lizi Cheng menyatakan bahwa popularitas Love and Deepspace di berbagai negara dan wilayah adalah kejutan. Ia meyakini kunci kesuksesan terletak pada konten dan karakter yang berkualitas. Menurutnya, jika wanita dari latar belakang budaya berbeda menyukai karakter pria yang sama, berarti ada standar kecantikan universal yang umum. Setiap karakter di game ini, seperti Xavier, Zayne, Rafayel, Sylus, dan Caleb, dirancang dengan kepribadian dan karakteristik unik untuk menarik beragam preferensi.

Tim pengembang Love and Deepspace adalah tim yang sepenuhnya berasal dari Tiongkok dan memilih untuk tidak melakukan riset mendalam mengenai budaya lain. Mereka percaya bahwa mengadaptasi karakter secara sembarangan bisa berbahaya dan lebih memilih untuk berfokus pada kekuatan dan keahlian mereka dalam desain karakter. Hal ini memungkinkan mereka mempertahankan keaslian desain tanpa mengkhawatirkan perbedaan budaya.

Love and Deepspace: Wawancara Eksklusif
Tidak ada caption.

Pengembangan Konten Live Service yang Inovatif

Sebagai game live service, Love and Deepspace dituntut untuk terus menghadirkan konten baru. Lizi Cheng menjelaskan bahwa timnya sangat berhati-hati untuk memastikan pengalaman segar bagi pemain, sambil selalu mempertimbangkan keinginan mereka. Proses ini melibatkan pengumpulan data dan survei untuk mendapatkan umpan balik serta komentar dari pemain. Berdasarkan data tersebut, daftar prioritas dibuat untuk mengetahui secara pasti apa yang diinginkan dan dibutuhkan pemain.

Aspek penting lain dalam game romansa adalah akting suara. Lizi Cheng mengungkapkan bahwa timnya memberikan arahan dan umpan balik yang intensif kepada pengisi suara. Penulis skrip selalu hadir selama sesi rekaman untuk memastikan detail nada suara dan pembacaan dialog sesuai dengan konteks spesifik. Terkadang, satu baris dialog bisa direkam ulang lebih dari 50 kali untuk mencapai kualitas terbaik.

Game ini juga terus menambahkan fitur baru sejak diluncurkan. Salah satu yang terbaru adalah sistem Home, yang memungkinkan pemain berinteraksi dalam suasana kehidupan sehari-hari. Tim pengembang masih dalam tahap diskusi untuk ekspansi lebih lanjut, seperti penambahan dapur, hewan peliharaan, atau cara interaksi baru di rumah, karena sistem ini memang dirancang berdasarkan kehidupan sehari-hari. Informasi mengenai Love and Deepspace juga sering menjadi fokus diskusi komunitas, seperti yang pernah diulas dalam Love and Deepspace Lighting: Developer Beri Respon Penting Terkait Masalah Terbaru.

Fitur Love and Deepspace
Tidak ada caption.

Fitur Unik: Pelacak Siklus Menstruasi

Salah satu fitur yang paling mengejutkan dan inovatif adalah pelacak siklus menstruasi, yang memungkinkan karakter kekasih dalam game menunjukkan perhatian lebih pada saat pemain merasa paling tidak nyaman. Fitur ini belum pernah terlihat sebelumnya dalam game. Lizi Cheng menjelaskan bahwa inspirasinya juga berasal dari kehidupan sehari-hari, di mana siklus menstruasi adalah bagian dari rutinitas wanita.

Anggota tim pengembang merasa fitur ini perlu disertakan, dan mereka juga menerima umpan balik positif dari data survei pemain. Dalam budaya Tiongkok, kekasih diharapkan untuk peduli terhadap kondisi fisik pasangannya selama menstruasi. Dengan menambahkan fitur ini, Love and Deepspace bertujuan menciptakan ikatan emosional yang lebih dalam dan membuat pemain merasa hangat serta diperhatikan. Seperti yang disebutkan dalam presentasi GDC, segala hal yang dirasa harus dilakukan oleh seorang kekasih terungkap dalam game ini.

Sains di Balik Cinta Pandangan Pertama Love and Deepspace

Lizi Cheng menjelaskan konsep sains di balik cinta pandangan pertama yang diimplementasikan dalam Love and Deepspace. Ini melibatkan pemicu biologis seperti penampilan dan aroma, resonansi kognitif yang menciptakan perasaan “dia mengerti saya”, serta proyeksi naratif yang memungkinkan pikiran mengisi kekosongan. Semua faktor ini menyatu untuk menciptakan “vibe” yang membuat seseorang jatuh hati.

Dalam budaya Tiongkok, ketika semua faktor selaras, keadaan ideal tercapai. Oleh karena itu, waktu dan cara pemain bertemu dengan karakter kekasih sangat penting untuk menciptakan kesan mendalam. Tim pengembang sangat memikirkan “pandangan pertama” untuk setiap karakter, memastikan bahwa semua faktor pengembangan game—mulai dari visual, situasi, alur cerita, performa, atmosfer, waktu, hingga akting suara—menyatu. Ini semua dilakukan untuk menciptakan memori yang mendalam tentang siapa karakter tersebut dan daya tariknya saat pemain melihatnya untuk pertama kalapertama kali. Ini adalah salah satu pengalaman inti yang ingin disampaikan oleh Wawancara Love Deepspace ini.

Cinta Pandangan Pertama dalam Love and Deepspace
Tidak ada caption.

Koneksi Emosional dan Pengalaman Imersif

Meskipun bukan tujuan utama, Love and Deepspace secara tidak langsung memenuhi kebutuhan sebagian orang akan koneksi dan ikatan emosional. Lizi Cheng menyatakan bahwa game ini mampu memberikan ikatan cinta dan kebersamaan, sehingga pemain yang merasa kesepian dalam kehidupan sehari-hari akan menemukan ikatan emosional ini dan merasa tidak sendirian. Game ini juga memiliki fitur Augmented Reality (AR) yang memungkinkan pemain untuk berinteraksi dengan karakter pria dalam rutinitas harian mereka.

Selain itu, terdapat demonstrasi Virtual Reality (VR) yang telah digunakan di acara offline, di mana pemain dapat bertemu langsung dengan karakter pria dalam simulasi kencan di kafe atau restoran. Dalam pengalaman VR tersebut, pemain dapat berinteraksi, berbicara, menyentuh, dan bahkan mengambil foto dengan karakter kekasih. Namun, ini masih dalam tahap eksperimental dan hanya tersedia untuk acara, bukan untuk penggunaan di rumah.

Masa Depan Love and Deepspace

Mengenai kemungkinan spin-off menjadi novel, film, atau komik, Lizi Cheng menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk saat ini. Tim percaya bahwa game ini sangat bergantung pada pengalaman interaktif antara pemain dan karakter kekasih, sehingga narasi non-interaktif akan merugikan pengalaman dan imersi. Love and Deepspace tidak memiliki akhir yang tetap; ini adalah game yang sedang berjalan dan bertujuan membangun ikatan jangka panjang dengan pemain.

Tim pengembang memiliki pengalaman mengoperasikan game hingga lebih dari 10 tahun, dan Love and Deepspace baru memasuki tahun kedua, dengan harapan akan terus berlanjut untuk waktu yang lebih lama. Pembaruan terbaru, Ghosts’ Final March, telah tersedia untuk dinikmati para pemain setia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *